Rabu, 07 Januari 2015

Bisnis Internasional dan Kerjasama Regional ASEAN

Bisnis Internasional memiliki beberapa definisi. Definisi pertama, bisnis internasional adalah bisnis yang melibatkan penyeberangan batas-batas negara. Ball dan Wendell berpendapat bahwa bisnis internasional tersebut merupakan bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas negara. Definisi kedua, Rugman dan Hodgetss mengatakan bahwa bisnis internasional adalah suatu study tentang pemberian batas-batas negara dengan tujuan memuaskan kebutuhan individual dan organisasi. Sedangkan definisi ketiga, Griffin dan Pustay berpendapat bahwa bisnis internasional merupakan transaksi antara beberapa bagian dari satu negara atau lebih dengan bagian dari bisnis internasional itu sendiri. (Arief Bowo, 2009)
Seperti penjelasan di atas bahwa bisnis internasional merupakan transaksi bisnis yang dilakukan melewati batas-batas suatu negara. Transaksi bisnis seperti ini merupakan transaksi bisnis internasional. Namun, transaksi bisnis ini tidak hanya dilakukan melewati batas-batas negara, tetapi juga dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain yang sering disebut sebagai Transaksi Internasional (International Trade). Selain itu, transaksi bisnis itu dilakukan oleh suatu perusahaan dalam suatu negara dengan perusahaan lain atau individu di negara lain. Transaksi bisnis ini disebut Pemasaran Internasional atau International Marketing. Pemasaran internasional inilah yang biasa diartikan sebagai bisnis internasional, meskipun pada dasarnya terdapat perbadaan pengertian di antara keduanya. (Rusdin, 2002)
Pengertian perdagangan internasional dan pemasaran internasional sering dianggap sama. Namun, sebenarnya terdapat dua pengertian berbeda. Perbedaan utama terletak pada perlakuannya. Perdagangan internasional dilakukan oleh negara sedangkan pemasaran internasional merupakan kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Selain itu, pemasaran internasional menentukan kegiatan bisnis yang lebih aktif serta lebih progresif dari perdagangan internasional.
Di samping itu, bisnis internasional memiliki beberapa karakteristik. Karakteristik pertama adalah transaksi terjadi antara lebih dari dua negara, tidak terbatas pada perusahaan multinasional, tetapi ada juga UKM yang terlibat. Karakteristik kedua adalah aktivitas inti yang diselenggarakan yakni Export, Import,FDI, Franchising, Licencing, Joint Ventures. Karakteristik ketiga adalah sistemnya yaitu legal di antara negara berbeda, memaksa satu negara atau lebih untuk menyesuaikan perilaku mereka dengan hukum yang berlaku. Karakteristik keempat adalah bisnis internasional menggunakan mata uang berbeda-beda. Karakteristik kelima adalah bisnis internasional memiliki ketersediaan sumber-sumber daya yang berbeda di tiap negara. (Hill, Chales W. L., 2000)
Pembahasan selanjutnya ialah tentang kerjasama regional. Kerjasama regional adalah kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara dalam suatu kawasan atau wilayah. Kerjasama ini ditujukan untuk menciptakan keamanan, stabilitas dan perdamaian di dunia. Selain itu, kerjasama tersebut juga bertujuan untuk mengurangi hambatan dalam perdagangan atas dasar repsiprokal atau preferensi.  Salah satu contoh dari kerjasama regional adalah ASEAN (Association of South East Asian Nation ). Kerjasama regional ASEAN ini memiliki tujuan yakni sebagai stabilitas dan ketahanan nasional tiap – tiap negara di kawasan Asia Tenggara dari pengaruh negara – negara besar terutama negara adi kuasa.

DAFTAR PUSTAKA
Rusdin. 2002. Bisnis Internasional. Bandung: Alfabeta.
Kasmo, Arief Bowo Prayoga. 2009. Bahan Ajar Bisnis Internasional. Jakarta: UMB.
Hill, Chales W. L. 2000. Global Business Today. New Jersey: PrenticeHall International.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar