Kamis, 13 November 2014

PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN

      Kinerja merupakan hasil atau tingkat keberhasilan suatu perusahaan selama periode tertentu. Kinerja tersebut mencerminkan prestasi yang dicapai oleh suatu organisasi. Hasil akhir kinerja ini diukur secara keseluruhan sesuai dengan syarat dan kriteria. Syarat pengukuran kinerja berkualitas adalah potensi, pelaksanaan dan hasil. Hasil pengukuran dan penilaian kinerja dijadikan sebagai peningkat kualitas kinerja. 
     Pengukuran kinerja berarti proses pengkuantifikasian efisiensi dan efektivitas tindakan. Pengukuran kinerja itu menggunakan Indikator Kinerja Utama. Indikator Kinerja Utama ini disebut Key Performance Indicator (KPI). Pengukuran kinerja ini dilakukan melalui beberapa langkah dan proses. Langkah-langkah pengukuran kinerja yaitu mendesain, mengukur, mengevaluasi, menindaklanjuti dan mengevaluasi kembali. (Indriyo Gito Sudarmo M, 1996)

     Langkah selanjutnya, dilakukan penilaian. Proses penilaian kinerja perusahaan  terbagi atas delapan tahap. Diantaranya yaitu:
1.  Perusahaan mengumpulkan data pencapaian target di achievement aspect base.
2.  Perusahaan mengumpulkan data hasil penilaian di core values base.
3.  Perusahaan menentukan bobot untuk setiap aspek dan komponen kinerja.
4.  Perusahaan menentukan nilai untuk setiap pencapaian kinerja.
5.  Perusahaan menentukan nilai setiap komponen kinerja di achievement base.
6.  Perusahaan menjumlahkan nilai angka dari setiap aspek kinerja.
7.  Perusahaan melakukan perhitungan skor tertimbang (weighted score).
8.  Perusahaan menetapkan performance grade berdasarkan hasil perhitungan skor.


           


Tidak ada komentar:

Posting Komentar